Rekayasa Perangkat Lunak Dan Teknik Komputer & Jaringan

Senin, 15 Oktober 2018

Perbedaan WRITE, WRITELN, READ, DAN READLN

Sebelum nya kita sudah membahas tentang Pengertian Pascal,variabael pada Psacal, selanjutnya kita mebahas tentang WRITE, WRITELN, READ dan READLN.
 Pada bahasa pemrograman Pascal. Perintah yang digunakan untuk menampilkan output adalah write dan writeln, sedangkan untuk keperluan input (membaca input) atau menerima input digunakan identifier standar READ atau READLN. Identifier standar Readln sedikit berbeda dengan Read. Perintah input dan output tersebut akan dibahas satu persatu secara detail sebagai berikut:

  1. WRITE
Perintah write digunakan untuk menuliskan output, dengan posisi cursor – penunjuk aktif, terletak pada akhir output yang ditampilkan pada baris yang sama. Write tidak menambahkan CR setelah menampilkan data semua argument. Write menampilkan hasil tanpa ganti baris dan tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yang sama.
 
Syntax :
write(’yang akan dituliskan’);
write(variabel);
write(‘tulisan, variabel);
Contoh program:
Listing Program 1.1
program nothelloworld;
begin
write(‘not a hello world’);
end.
 
  1. WRITELN
Perintah writeln digunakan untuk menuliskan output, dengan posisi cursor – penunjuk aktif, terletak pada awal baris berikutnya. Writeln menambahkan CR setelah menampilkan data semua argument. Writeln digunakan untuk menampilkan tampilan perbaris, akan ganti baris untuk tampilan berikutnya. Argumen perintah writeln boleh berupa ekspresi. Contoh perintah penyajian writeln(‘Luas = ‘, luasPSP); bisa dikerjakan dengan perintah: writeln(‘Luas = ‘, panjangPSP * lebarPSP);
 
Syntax :
writeln(’yang akan dituliskan’);
write(variabel);
write(‘tulisan, variabel);
Contoh program:
Listing Program 1.2
program nothelloworld;
begin
writeln(‘not a hello world’);
end.
 
  • WRITE dan WRITELN dapat menerima:
    • Argumen bertipe dasar, jumlah argumen bisa lebih dari satu.
    • Suatu ekspresi
    • Tanpa argumen
Writeln (20.13) {argumen bertipe real}
Writeln (678) {argumen bertipe integer}
Writeln (True) {argumen bertipe boolean}
Writeln (‘A’) {argumen bertipe char}
Writeln (‘Turbo Pascal’) {argumen bertipe string}
writeln (2 * 3 + 4) {suatu ekspresi}
writeln (‘Jumlah barang : ‘,jumlahbarang) {lebih dari satu ekspresi}
Writeln (‘ ‘); {tanpa argumen}
Writeln ; {tanpa argumen}

  • Argumen perintah writeln boleh berupa ekspresi. Contoh perintah penyajian writeln(‘Luas = ‘, luasPSP); bisa dikerjakan dengan perintah: writeln(‘Luas = ‘, panjangPSP * lebarPSP);
 
  • Format Output dari Write atau Writeln
Ada dua format :
    • data : n pada umumnya
    • data : lebar_total : lebar_pecahan bilangan real
 
writeln (‘12345678901234567890’);
writeln (‘Yogya’: 10);
writeln (‘A’ : 8);
writeln (True : 8);
writeln (123 : 8);
writeln (-123 : 8);
writeln (1234.5678 :8);
writeln (1234.5678 :12:5);
writeln (1234.5678 :13:5);
writeln (1234.5678 :13:4);
writeln (1234.5678 :13:0);
writeln (1234.5678 :7:5);
writeln (True : 2);
 
  • Bentuk umum penulisannya :
WRITE (variabel output); WRITELN (variabel output);
 
 
  1. READ
Perintah read digunakan untuk menerima input, dengan posisi cursor – penunjuk aktif, setelah diberi input pada baris berikutnya. Read tidak membaca end of line marker. Pernyataan ini tidak akan membuang kelebihan data. Kelebihan data akan diberikan pada read atau readln berikutnya. Read tidak ganti baris, masih dalam baris yang sama
 
Syntax :
read(variabel);
Contoh program:
Listing Progra 1.3
program nothelloworld;
var
s : integer;
begin
write(‘not a hello world ’);
read(s);
write(s*s);
end.
 
  1. READLN
Perintah readln tidak terlalu jauh berbeda dengan perintah read. Readln membaca end of line marker. Pernyataan ini menyebabkan kelebihan data akan dibuang (tidak diberikan ke read atau readln berikutnya). Readln juga digunakan untuk memasukkan data perbaris, artinya setelah tombol Enter ditekan, maka akan ganti baris,
 
Syntax :
readln(variabel);
Contoh program:
Listing Program 1. 4
program nothelloworld;
var
s : integer;
begin
write(‘not a hello world ’);
readln(s);
write(s*s);
end.
 
  • READ dan READLN tidak dapat dipakai untuk memasukkan semua jenis data. Data bilangan, string maupun karakter dapat ditangani oleh kedua pernyataan ini.
  • Perintah read atau readln dapat digunakan untuk membaca data lebih dari satu sekaligus dengan berbagai format.
  • Bentuk umum penulisannya :
 
READ (variabel input) ; READLN (variabel output);
 
Ada banyak contoh yang dapat kita pelajari. Di bawah ini adalah beberapa contoh yang dapat kita pelajari dan mencobanya.
  • Menggunakan Readln dan Writeln
Program MasukkanData; (*Layar*)
Var
A, B : Integer;
C : Real;
D : String[10];
E : Char;
 
BEGIN
(* Memasukkan data untuk masing-masing variabel *)
ReadLn(A);
ReadLn(B);
ReadLn(C);
ReadLn(D);
ReadLn(E);
 
(* Menampilkan data yang dimasukkan *)
WriteLn;
WriteLn(‘A = ‘,A,’ B = ‘,B,’ C = ‘,C);
WriteLn(‘D = ‘,D);
WriteLn(‘E = ‘,E);
End.
 
50
12345
12345
HALO
HALO JUGA
A = 50 B = 12345 C = 1.2345000000E+04
D = HALO
E = H
 
  • Menggunakan Read, write, dan Writeln
Program MasukData; (* Input, Output *)
(*Program untuk mengkonversikan dari derajat celcius menjadi derajad fahrenheit *)
Var
C, F : Real;
Begin
Write(‘ Berapa Celcius ? ‘);
ReadLn(C);
F := 1.8 * C + 32;
WriteLn;
WriteLn(C,’ Celcius adalah ‘,F,’ Fahrenheit’);
End.
 
Berapa Celcius ? 10
1.0000000000E+01 Celcius adalah 5.0000000000E+01 Fahrenheit
 
 
  • Menggunakan Readln, write, dan Writeln
Var
Sisi, panjang, luas : integer ;
Begin
Write (‘Masukkan sisi persegi panjang =’);
Readln (sisi) ;
Write (‘Masukkan panjang persegi panjang =’);
Readln (panjang) ;
Luas : = sisi x panjang ;
Writeln (‘Luas persegi panjang adalah’, Luas) ;
End.
 
Output program :
Masukkan sisi persegi panjang = 10 �� data yg diinput melalui keyboard
Masukkan panjang persegi panjang = 10
Luas persegi panjang adalah 100
 
  • Menggunakan write
VAR nama : string{15};
BEGIN nama := ‘Dewi’;
write(‘nama : ‘);
write(nama);
END.
 
Nama : Dewi
 
  • Menggunakan writeln
VAR nama : string{15};
BEGIN nama := ‘Dewi”;
WriteLn(‘Nama : ‘);
WriteLn(Nama);
END.
 
Nama :
Dewi
 
  • Menggunakan write dan writeln
write (‘Selamat Belajar’);
writeln (‘Pascal’);
write (‘Semoga Sukses’);
 
Dalam layar akan ditampilkan:
Selamat Belajar Pascal
Semoga Sukses
 
HATI-HATI
Kesalahan Pada Program
Ada dua jenis kesalahan yang mungkin terjadi pada
program, yaitu:
1. Kesalahan sintaks/tatabahasa (syntax error)
2. Kesalahan logika (logical error)
Share:

Cara Membuat Database dengan XAMPP

Di post sebelumnya saya memperkenalkan cara menginstal XAMPP tiba saatnya kita belajar fungsi dari XAMPP tersebut yaitu membuat database, apa database..? database adalah tempat menampung data kita dan pada suatu saat data itu akan kita gunakan di sebuah website kita, nah maka dari itu disini saya akan mengajarkan bagaimana cara membuat database dengan XAMPP, oke jangan kemana-mana simak terus ya teman-teman.
Langsung saja pasti teman-teman sudah tidak sabar lagi bagaimana cara membuat database dengan XAMPP, hal ya pertama yang harus kita lakukan adalah tentunya harus sudah tertanam software XAMPP di komputer kita. Bagaimana caranya teman-teman bisa tulis di url web browser seperti ini:

Bisa di lihat, jika gambarnya kurang jelas saya menulis di url localhost/phpmyadmin, jka teman-teman sudah mengklik coba langsung saja enter. Ada juga jika kita ingi belajar cara membuat database dengan XAMPP, teman-teman bisa juga ke control panel xampp seperti ini:

klik  admin yang ada di baris MySQL, klik aja sekali maka akan tampil halaman mysql untuk pembuatan database, tampilannya seperti ini:

di sebelah kiri ada terdapat nama-nama seperti bab1, ben, dan lain-lain itu adalah database yang sudah ada di XAMPP punya saya, lalu bagaimana cara membuat database dengan XAMPP, teman-teman bisa pilih New yang terdapat di kolom sebelah kiri atasnya bab1, nanti teman-teman membuat database seperti teman-teman membuat sebuah table, jadi nama setiap table itu mempunyai sebuah nama, misal nanti saya akan membuat databse dengan nama dumetschool dan di dalamnya terdapat bebrapa table yang ingin kita butuhkan di database dumetschool dimana table-table itu untuk penampung data yang di bagi dari beberapa kelompok. Oke dari pada bingung teman-teman bisa lanjutkan dulu, klik saja maka akan tampil halaman seperti ini:

Disini saya membuat database dengan nama dumetschool ya, seperti yang teman-teman lihat, teman-teman bisa isi nama database sesuai kebutuhan teman-teman ya. jika sudah di klik create maka akan tampil halaman seperti ini:

Dan disini yang saya membuat table instruktur dengan jumlah kolom 5, dimana baris itu data yang di butuhkan di sebuah table instrukur.

di baris pertama saya mengisi dengan nama id, selanjutnya namajenis_kelaminmengajar, dan alamat, untuk type ada intvarchar, dan text, jangan lupa untuk id kita beri primary key ya teman-teman dan AI. oke juga sudah teman-teman bisa klik save yang terdapat pada pojok kanan bawah, maaf tidak terlihat ya teman-teman pada gamabar di atas. maka hasilnya akan seperti berikut:

Lalu kita isi datanya dengan memilih menu insert seperti tertera pada gambar di atas. maka akan tampil seperti ini:

Untuk id saya tidak mengisinya karena kita tadi sudah pake auto increment, jadi nanti id sudah terisi secara otomati, jika sudah kelik go. maka akan tampil seperti ini:

klik go lagi, maka teman-teman sudah berhasil membuat database dengan XAMPP.

Bagaimana sangat mudah ya teman-teman. oke saya rasa cukup jelas ya saya menjelaskan cara membuat database dengan XAMPP, semoga bermanfaat dan jangan lupa share dan komentar terimakasih.
Tahap selanjutnya kita akan belajar CRUD (Create, Read, Update, dan Delete)

Share:

Jenis dan Tipe Data di Dalam Bahasa Pascal

Tipe Data Standar Pascal

Kelompok pertama adalah tipe data standar pascal, atau dikenal juga sebagai tipe data sederhana. Kelompok ini terdiri dari 4 tipe data: IntegerRealCharacter dan Boolean.

Tipe Data Integer

Tipe data integer adalah tipe data yang terdiri dari angka bulat (tidak mengandung nilai pecahan atau nilai desimal). Nilai ini bisa berbentuk angka positif maupun negatif, contohnya 3, 99, 1114, -44, 10000, atau 128730123.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data integer di dalam pascal:
1
2
var
  a:integer;

Tipe Data Real

Tipe data real adalah tipe data angka yang mengandung nilai pecahan (baik positif maupun negatif), seperti: 3.14, 99.99, atau 679073.22.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data real di dalam pascal:
1
2
var
  a:real;

Tipe Data Char

Tipe data char adalah tipe data yang akan menampung karakter. Karakter ini hanya boleh terdiri dari 1 digit, seperti ‘a’, ‘A’, ‘x’, atau ‘#’.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data char di dalam pascal:
1
2
var
  a:char;

Tipe Data Boolean

Tipe data boolean adalah tipe data yang hanya bisa diisi dengan 1 diantara 2 nilai: true atau false(benar atau salah). Tipe data boolean biasanya digunakan untuk percabangan kode program seperti struktur IF atau perulangan (looping).
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data boolean di dalam pascal:
1
2
var
  a:boolean;

Tipe Data Bentukan (User Defined) Pascal

Kelompok kedua dari tipe data pascal adalah tipe data bentukan (user defined) atau dikenal juga dengan tipe data non standar. Tipe data bentukan ini terdiri dari 2 tipe: enumerated dansubrange. Kedua tipe data ini harus didefenisikan di dalam bagian type struktur pascal.

Tipe Data Enumerated

Tipe data enumerated adalah tipe data yang isinya terdiri dari kelompok data yang sudah ditentukan. Sebagai contoh, kita bisa membuat tipe enumerated warna yang berisi: merahkuningbiru dan ungu. Atau tipe nama_hari yang berisi nama-nama hari seperti seninselasarabu, dst.
Tipe data enumerated sering juga disebut enumeration atau enum saja.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data enumerated di dalam pascal:
1
2
3
4
type
  nama_hari= (senin,selasa,rabu,kamis,jumat,sabtu,minggu);
var
  a: nama_hari;

Tipe Data Subrange

Tipe data subrange adalah tipe data bentukan yang berasal dari bagian (sub) tipe data lain  dan berada dalam sebuah jangkauan (range). Contohnya, kita bisa membuat tipe data baru yang hanya terdiri dari angka 0 sampai 9, atau hanya dari huruf ‘a’ hingga ‘e’.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data subrange di dalam pascal:
1
2
3
4
type
  satuan= 1..9;
var
  a: satuan;

Tipe Data Structured Pascal

Kelompok tipe data ketiga adalah tipe data structured, atau tipe data terstruktur. Kelompok ini terdiri dari tipe data ArrayStringRecordSet dan File.

Tipe Data Array

Tipe data array adalah tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data lain yang masih setipe. Anggota dari array ini dikenal dengan element. Di dalam pascal, jumlah element array harus sudah di tentukan di awal program.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data array di dalam pascal:
1
2
var
  nilai: array[0..9] of integer;

Tipe Data String

Tipe data string adalah tipe data yang bisa menampung banyak karakter sekaligus, seperti kata, atau kalimat. Secara internal di dalam pascal, string merupakan array dari tipe data char, oleh karena itu, tipe data ini sering dimasukan ke dalam array.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data string di dalam pascal:
1
2
var
  a:string;

Tipe Data Record

Tipe data record adalah tipe data yang ‘anggotanya’ terdiri dari berbagai jenis tipe data lain. Berbeda dengan array yang hanya bisa diisi dengan tipe data yang sejenis, di record bisa berisi berbagai jenis tipe data.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data record di dalam pascal:
1
2
3
4
5
6
7
var
  siswa: record
  nama: string[20];
  umur: integer;
  sekolah: string[30];
  kota: string[20];
end;

Tipe Data Set

Tipe data set adalah tipe data yang isinya terdiri dari sebuah himpunan tipe data lain, seperti hipunan angka 1 sampai 9, himpunan huruf vokal, dll. Tipe data set digunakan untuk membuat operasi himpunan seperti gabungan, irisan, atau selisih.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data set di dalam pascal:
1
2
var
  a: set of 1..9;

Tipe Data File

Tipe data file adalah tipe data yang digunakan untuk mengakses file. Tipe data ini digunakan jika kita ingin membaca file atau menulis sesuatu kedalam file.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data file di dalam pascal:
1
2
var
  myfile: file of single;

Tipe Data Pointer

Kelompok keempat dari tipe data pascal adalah tipe data pointer. Kelompok tipe data ini hanya terdiri dari jenis: pointer.
Tipe data pointer adalah tipe data yang berisi alamat memory dari sebuah variabel. Tipe data ini digunakan jika kita butuh memanipulasi variabel langsung dari memory komputer. Biasanya pointer digunakan ketika mempelajari struktur data.
Berikut contoh cara pendefenisian tipe data pinter di dalam pascal:
1
2
var
  pointer : ^string;

Itulah semua tipe data yang ada didalam bahasa pemrograman pascal. Selain tipe data file, seluruh tipe data ini telah kita bahas pada tutorial pascal di duniailkom sebelum ini. Tutorial ini juga sekaligus sebagai penutup tutorial tentang tipe data pascal. Berikutnya kita akan masuk ke jenis-jenis operator di dalam bahasa pascal.
Share:

Link Terkait

Diberdayakan oleh Blogger.